Gary Neville Dan Carragher Berdebat Soal Beban Erik Ten Hag Dan Awal Kedatangan Klopp On-line

Pelatih Ajax Erik ten Hag selama pertandingan sepak bola babak 16 besar Liga Champions UEFA antara Ajax Amsterdam dan Benfica Lisbon di Johan Cruijff ArenA di Amsterdam, Belanda,Rabu (sixteen/three) dini hari WIB.

sss

Foto: EPA-EFE/MAURICE VAN STEEN

Ten Hag datang dari Ajax ketika klubnya di jalur juara Eredivisie.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER — Jamie Carragher percaya bahwa Erik ten Hag akan membawa posisi Manchester United ke posisi lebih baik. Sama seperti saat Jurgen Klopp saat mengambil alih Liverpool.

Dilansir dari laman Mirror, Selasa (3/5/2022), pelatih asal Belanda ini akan menjadi manajer baru Manchester United di akhir musim ini. Ralf Rangnick sebelumnya menjadi manajer period in-between November lalu untuk menggantikan Ole Gunnar Solskjaer. 

Ten Hag datang dari Ajax ketika klubnya di jalur juara Eredivisie ketiga dalam empat musim kepemimpinannya. Namun dia akan meninggalkan Ajax pada musim panas ini dan tantangan menantinya di Manchester United. 

Saat ini Manchester United memiliki selisih lima poin di belakang Arsenal meski ada dua game yang belum dimainkan Arsenal. Ini berarti Manchester United harus puas jika akhirnya harus bermain di Liga Europa. 

Mundur ke belakang, musim pertama Klopp berhasil membawa klub ke posisi keempat. Hingga akhirnya dia mampu membawa Liverpool ke final Liga Champions di musim berikutnya. Sejak saat itu, Liverpool telah memenangkan kompetisi, Liga Premier dan Piala FA sambil bersaing untuk mencatatkan quadruple musim ini. 

“Saya pikir itu sangat mirip, sungguh. Mungkin pekerjaan yang lebih sulit bagi Klopp karena dananya akan jauh lebih banyak daripada yang dimiliki Klopp ketika dia masuk, manajer pinnacle membuat klub top kembali ke jalur juara dalam beberapa tahun,” kata Carragher. 

Sementara Neville justru memberikan komentar sebaliknya. Menurutnya, apa yang dilakukan Klopp lebih mudah dibandingkan Ten Hag mengingat ketika Klopp masuk saingan Liverpool lebih mudah.

“Sekarang anda melihat ke Manchester United, ketika dua dari manajer tim, Pep Guardiola, Jurgen Klopp dan Thomas Tuchel memiliki pondasi yang sangat dalam, hal ini membuat pekerjaan Ten Hag akan sepuluh kali lebih sulit,” kata Neville.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *